Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Oktober 2013

Menjaga Kesehatan Jantung

Jantung adalah salah satu bagian tubuh yang paling penting karena apabila jantung berhenti berdetak, maka bisa dipastikan bahwa kita tidak bernapas/bernyawa lagi, meskipun tidak semua penyakit jantung dapat menyebabkan kematian tetapi penyakit/serangan jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.  Oleh karena itu kita harus selalu menjaga kesehatan jantung kita.
 Banyak mitos yang beredar tentang penyakit jantung, seiring perkembangan dunia ilmu pengetahuan khususnya kesehatan, sebaiknya kita juga mempelajari dan mencari tahu kebenaran tentang mitos-mitos tersebut agar kita bisa mengetahui cara-cara menjaga kesehatan yang benar.
Berikut mitos-mitos seputar jantung seperti yang dilansir http://www.readersdigest.co.id
1.       Serangan jantung hanya dialami oleh orang berusia lanjut.
Faktanya Salah. Mitos ini patah setelah era ‘90-an, di mana pasien serangan jantung semakin muda usia. Kini ada sebanyak 20% kasus serangan jantung di bawah usia 40, 40% di antara usia 40-45 dan 40% di atas usia 50. Dari perkembangan itu, setiap orang disarankan untuk melakukan pengecekan dan pencegahan sejak dini setelah usia 25. Berdasarkan teori, aterosklerosis – radang di pembuluh darah akibat penumpukan plak – bisa dimulai sejak kanak-kanak, begitu pula pembentukan plak di pembuluh darah itu sendiri. Oleh sebab itu, gaya hidup sehat perlu diterapkan sejak dini untuk mengurangi faktor risiko. Menurut dr. Djoko Maryono, DSPD, DSPJ, FASE, spesialis jantung dan penyakit dalam Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, ada tiga faktor yang meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, yaitu terlalu banyak mengonsumsi lemak dan gula, kemalasan fisik dan pengaruh radikal bebas.
2.       MITOS: Serangan jantung pasti dapat dikenali.
FAKTA: Keliru. Beberapa serangan jantung, terutama jika disebabkan bisul penyumbat pembuluh darah yang besar, memang menimbulkan gejala. Tetapi tentu saja ada alasan kuat mengapa serangan jantung menjadi pembunuh nomor satu di Indonesia dan di Amerika Serikat, serta dijuluki “the silent killer”. Itu karena 30% kasus serangan jantung tidak memiliki gejala dan berakhir dengan kematian. Hal itu disebutsudden death. Pemberitahuan untuk pertama dan terakhir kalinya. Sudden death disebabkan oleh pecahnya bisul pembuluh darah yang kecil, yang berukuran kurang dari 50% penyumbatan. Plak-plak kecil itulah yang ganas. Bagaimana tidak? Ia tidak terlihat dengan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG), tidak terdeteksi dengan tes treadmill. Ia baru akan tampak jika dilakukan MSCT (multi slice CT)scan. Dari situlah julukan silent killer berasal.
3.       MITOS: Begadang, minum kopi dan stres bisa memicu serangan jantung.
FAKTA: Begadang memang merupakan faktor yang mempertinggi risiko terkena serangan jantung. Ada tiga faktor yang terkait: pola tidur yang kacau, kemungkinan lingkungan sekitarnya adalah perokok dan begadang cenderung merupakan aktivitas non-aktif. 
Stres kronis juga dapat menyebabkan kekambuhan penyakit jantung. Ketika Anda dalam kondisi stres, hormon adrenalin meningkat dalam jumlah banyak, dan hal itu bisa menjadi radikal bebas bagi tubuh. Kalau kopi? Tidak benar. Anda hanya akan merasa deg-degan akibat kafein yang terkandung dalam kopi.
4.       MITOS: Telapak tangan berkeringat terus, berarti saya berbakat jantungan.
FAKTA: Tidak. Anda jangan berlebihan. Djoko mengatakan, telapak tangan yang berkeringat menandakan Anda sakit jantung hanyalah mitos. Yang betul adalah menandakan Anda sedang gugup atau tidak percaya diri. Atau, mungkin juga Anda termasuk orang berkepribadian tipe A, yang perfeksionis dan mengharapkan sesuatu berjalan sesuai rencana. Dan ketika rencana Anda berantakan, tangan Anda pun berkeringat. Meski demikian, meski menurut Djoko keterkaitannya tidak terlalu rapat, “Orang-orang dengan kepribadian tipe A mudah terkena serangan jantung.” 
Namun bukan berarti penyakit jantung tidak  dapat kita hindari, ada beberapa tips untuk menjaga jantung kita tetap sehat seperti yang dilansir http://penyakit-jantung.com
1.        Menjaga kondisi tubuh dan berolahraga dengan teratur serta benar.
2.        Mengurangi berat badan jika obesitas, karena resiko penyajit jantung lebih besar pada orang obesitas.
3.        Berhenti merokok dan tidak berada di sekitar lingkungan penuh asap rokok.
4.        Mengontrol tekanan dan kolesterol darah.
5.        Mengatur kadar gula darah (diabetes).
6.        Mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, kolesterol, gula, dan garam serta memperbanyak mengonsumsi sayur dan buah.
7.        Tidak sering begadang.


Itulah beberapa informasi tentang jantung, semoga dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, kita semakin mengerti dan dapat menghindari penyakit jantung dengan cara-cara yang benar.

Save our heart J

Jumat, 27 September 2013

Tips: Menghilangkan Jerawat dengan Daun Sirih


Apakah Anda termasuk orang yang memiliki masalah dengan jerawat? Sudah mencoba berbagai cara menghilangkannya? Apakah berhasil? Berikut ini ada tips alami untuk menghilangkan jerawat, mungkin bisa berguna bagi Anda, karena cara ini sudah saya coba dan ternyata ampuuhhh, yuukk cekidot ;)

   1.       Siapkan 8-10 lembar daun sirih
Daun Sirih



   2.       Kemudian cuci Bersih
   3.       Letakkan dalam wadah. Setelah Anda membersihkan daun sirih, letakkan daun sirih tersebut ke dalam wadah yang bersih juga.
  4.       Sementara itu, masaklah air hingga mendidih, sekitar 100oC.
  5.       Setelah air mendidih, matikan api dan tuangkan air ke dalam wadah berisi daun sirih tadi.
  6.       Tunggu Hingga air menjadi dingin, lalu basuhkan ke muka Anda, 2 kali sehari yakni pagi dan malam hari sebelum tidur.


Selamat Mencoba dan semoga berhasil J